Wellington Wenda Berupaya Fasilitasi Perdamaian di Puncak

wwendaJayapura, WendaWatory.Wordpress.Com : Masyarakat di Distrik Ilaga dan Gome Kabupaten Puncak Papua, yang beberapa waktu lalu perang suku akibat konflik pemilukada di kabupaten tersebut akhirnya memilih Bupati Pegunungan Bintang Drs. Welington L Wenda,M.Si untuk membantu menyelesaikan konflik itu secara adat.

Permintaan masyarakat tersebut dipenuhi oleh Wellington L. Wenda, sehingga pada Selasa (13/3) lalu, Wellington L. Wenda hadir di tengah-tengah kedua suku tersebut di Ilaga Kabupaten Puncak dan langsung bertemu dengan masyarakat.

Kehadiran Wellington Wenda disambut dengan meriah oleh kedua suku, ditandai dengan tarian adat perang. Kepala suku atau tokoh perang Tomas Tabuni kepada Cenderawasih Pos dalam rilisnya menuturkan, kehadiran Wellington Wenda sangat diinginkan, sebab Wellington adalah orang tua masyarakat Puncak. Sebagai orang tua bagi masyarakat, diharapkan nantinya bisa menyelesaikan masalah perang suku yang terjadi antara kedua suku, atau antara kubu pendukung bakal calon bupati Simon Alom dan bakal calon bupati Elvis Tabuni yang kini ditahan di Polda Papua.

“Ya sudah 8 bulan kami masyarakat belum damai, oleh sebab itu secara adat kami sangat mengharapkan kehadiraan ketiga tokoh Elvis Tabuni, Simon Alom dan Plt. Bupati Puncak Recky D Ambrauw sangat dibutuhkan hadir di Ilaga, karena mereka adalah kunci dari perdamaian di Ilaga,” harapnya.

Lebih jauh Tomas Tabuni menuturkan, terkait kedatangan Wellington Wenda, pihaknya sangat berterima kasih dengan niat hati yang tulus untuk mendengarkan secara langsung apa yang menjadi keluhan dari masyarakat pasca perang suku yang terjadi sejak Juli 2011 lalu.

“Entah apa yang kami harus katakan, sebab ternyata Wellington Wenda mau menghadiri permintaan kami. Dari kedatangannya ini kami masyarakat sangat berharap bapak Wellington Wenda agar menyampaikan kepada Bapak Kapolda Papua untuk segera bebaskan kedua anak daerah yang ditahan, karena kedua orang tersebut adalah pucuk dari penyelesaian konflik yang terjadi di sini,” tuturnya.

Tomas juga menjelaskan, dari apa yang terjadi di Puncak ini diharapkan jangan ada pihak-pihak yang berkepentingan mengambil kesempatan untuk kepentingan sendiri. Sebab sudah cukup apa yang terjadi sebelumnya membuat masyarakat harus banyak yang meninggal, luka-luka dan juga kehilangan rumah.

“Kami tidak butuh belas kasihan, kami mau pemerintah bisa melihat dan membantu kami secara nyata. Sini lihat kami, jangan hanya berbicara di Jayapura. Kami di sini sengsara. Kami mau mereka bertiga secepatnya menyelsaikan permasalahan di sini,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, mewakili Anggota DPRD Kabupaten Puncak Kaisar Murib menyatakan, Pemerintah Provinsi Papua beserta pihak terkait lainnya agar segera menyelesaikan persoalan perang suku di Ilaga, karena sampai saat ini masyarakat di Ilaga masih saling curiga dan saling menjaga. “Atas nama DPRD saya meminta agar persoalan ini dapat diselesaikan dengan cepat dan serius,” tukasnya.

Sumber : Cenderawasih Pos, 16 Maret 2012

Pos ini dipublikasikan di Wellington Wenda dan tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s