Tanya Jawab Seputar Calon Independen

Apa itu Calon Independen?

Calon independen adalah calon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang maju dalam bursa pemilihan di suatu wilayah tanpa meminta dukungan partai politik manapun. Ini artinya, calon independen mengandalkan dukungan rakyat secara langsung, dibiayai dengan dana sumbangan rakyat, dan bertanggung jawab sepenuhnya pada rakyat.

Siapa yang mendukung Calon Independen?

Calon independen murni didukung oleh rakyat pemilih dan dibuktikan dengan dukungan KTP dan Keterangan Domisili. Dukungan ini tidak dibeli karena murni datang dari rakyat pemilih. Ini berbeda dengan calon yang didukung Partai yang harus mengeluarkan uang dalam jumlah besar untuk ‘membeli perahu’. Konsekuensinya nanti dilihat setelah terpilih. Calon independen akan mengabdi langsung kepada rakyat pemilih, sementara calan partai, seperti selama ini terjadi, akan mengabdi kepada Partai pendukung dan kepentingan sempit lainnya.

Mengapa Calon Independen tidak mau meminta dukungan Partai?

Calon independen sadar, bahwa dengan meminta dukungan dan didukung oleh Partai politik, maka ketika terpilih nantinya, selama lima tahun akan fokus melayani partai, pengusaha dan kepentingan sempit lainnya sehingga dia tidak akan melayani rakyat pemilih secara baik. Oleh karena itu, calon independen meminta dukungan rakyat pemilih secara langsung dan jika menang dia akan melayani masyarakat secara langsung tanpa dibatasi oleh kepentingan partai.

Siapa yang membiayai Calon Independen?

Calon independen lebih mengandalkan kemampuan sendiri dan dukungan dana dari rakyat pemilih. Calon independen tidak mau menerima sumbangan seseorang dalam jumlah besar, karena kuatir akan mengurangi keberpihakannya pada rakyat banyak. Sumbangan yang sedikit dari orang banyak lebih berarti dan lebih menjaga independensi dari pada sumbangan dari sedikit orang yang akan menjadi hutang dan beban berat selama lima tahun.

Kepada Siapa Calon Independen bertanggungjawab?

Calon independen diusung oleh rakyat pemilih, dipilih oleh rakyat pemilih dan akhirnya akan bertanggungjawab kepada rakyat secara umum (dari pemilih, oleh pemilih dan untuk pemilih). Hal ini jelas berbeda dengan calon partai yang didukung secara tertutup oleh partai, dipilih oleh rakyat pemilih, tetapi akhirnya akan mengabdi selama lima tahun untuk melayani kepentingan partai dan pengusaha besar yang mendukung dana. Calon yang didukung oleh partai tidak akan pernah bertanggungjawab kepada rakyat pemilih karena pencalonannya berbiaya tinggi, dilakukan oleh Partai dan pengusaha, bukan oleh rakyat pemilih.

Siapa yang terbaik?

Calon independen adalah yang terbaik karena dibuktikan dengan dukungan KTP dan Keterangan Domisili. Karena mendapat dukungan langsung oleh rakyat pemilih dari berbagai kalangan, maka jelas bahwa calon independen adalah yang terbaik. Hal ini berbeda dengan calon yang didukung partai, biasanya tanpa diketahui rakyat dan rakyat akan tahu ketika keputusan dukungan sudah selesai secara tertutup. Karena melalui partai politik, biasanya partai memilih calon yang paling menguntungkan posisi partai saat ini (beli perahu dengan harga mahal) dan akan menguntungkan partai dan kepentingan sempit lainnya di masa mendatang.***

Pos ini dipublikasikan di Nalar Politik dan tag , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s