DPA Pegunungan Bintang Tahun Anggaran 2013 Rp 1,1 Triliun

welingtonwJayapura, WendaWatory.Wordpress.Com :  Daftar Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun Anggaran 2013 Kabupaten Pegunungana Bintang senilai Rp 1,1 Triliun atau mengalami kenaikan seratus persen jika dibanding DPA Tahun Anggaran sebelumnya Rp Rp 516 Miliar.

Demikian diutarakan Bupati Pegunungan Bintang Drs. Wellington L. Wenda, MM ketika menyampaikan keterangan di Abepura, Selasa (8/1). Dia mengutarakan, pihaknya berada di Oksibil, ibukota Pegunungan Bintang pada Selasa (8/1) dalam rangka penyerahan DPA Tahun Anggaran 2013.

“Dari DPA Tahun Anggaran 2007-2010 Pegunungan Bintang telah melaksanakan pembangunan dengan total anggaran setiap tahun senilai Rp 516 Miliar. Tapi puji Tuhan tahun ini naik menjadi Rp 1,1 Triliun,” tukasnya.

Dia mengatakan, pengelolahan keuangan yang dilakukan berjalan tepat waktu sebagaimana hasil pemeriksaan BPK cukup memuaskan. Hal ini menjadi pertimbangan Departemen Keuangan dan DPR RI menaikan Dana Alokasi Umum (DAU) yang sebelumnya Rp 324 Miliar dinaikan dua tahap masing-masing tahap pertama Rp 448 Miliar. Dan untuk tahun 2013 itu dari naik menjadi Rp 697 Miliar. Kemudian ditambah dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) Rp 181 Miliar dan lain-lain. Setelah dihitung total DPA dari Rp 516 Miliar naik Rp 1,1 Triliun.

Karenanya, lanjut dia, pihaknya mengarahkan masing-masing SKPD agar dapat membiayai pembangunan lebih baik dari tahun sebelumnya. Betapa tidak, dengan dana Rp 516 Miliar lebih pihaknya sudah bisa membuat sesuatu perubahan pembanguaan dari daerah baru yang sangat sulit itu dengan kemampuan anggaran bertambah sampai Rp 1 Triliun.

“Mengapa kita tak lebih baik, apalagi kemampuan sudah bertambah hampir dua kali lipat,” tukasnya.

Menurut salah-seorang Calon Gubernur Papua dari jalur independen ini, dari Dana Alokasi Umum (DAU) pihaknya telah membangun lebih dari 1.000 rumah rakyat serta membiayai putra-putra Pegunungan Bintang yang kuliah di pelbagai Perguruan Tinggi di pelbagai tempat diseluruh Indonesia mencapai 600 orang.

“Jadi kami tak memilih mereka yang berprestasi tapi pertimbangannya anak-anak kami berangkat dari latar belakang yang sama sehingga semuanya perlu dibantu. Nanti suatu saat mereka makin kuat dalam pendapatan dan lain-lain. Tapi itu soal nanti,” imbuhnya.

Ditanya prioritas pembangunan melalui dana Rp 1,1 Triliun, dia mengatakan, pihaknya tetap orientasi kepada 4 prioritas pembangunan yang diamanatkan UU Otsus meliputi pendidikan, kesehatan, ekonomi rakyat dan infrastruktur.

Khusus infrastruktur di Pegunungan Bintang, tandas dia, pihaknya telah membangun lapangan terbang, jalan darat. Setidaknya 86 lapangan terbang dan 84 lapangan terbang sudah diperbaiki.

“Jadi pemadatan, pelebaran terus kemudian perpanjang. Sehingga pesawat yang tadinya 4-5 penumpang sekarang 9 sampai 14 penumpang yang landing, sehingga pergerakan ekonomi datang dan pergi dari Pegunungan Bintang lancar,” ujar dia.

Dikatakannya, pihaknya juga telah membangun 10 titik pertumbuhan ekonomi antara lain Toko Serba Ada (Toserba) untuk melakukan pergerakan ekonomi di Pegunungan Bintang. Toserba itu awalnya dibangun pemerintah kemudian diisi dengan kebutuhan impor. Lalu serahkan kepada Gereja dengan anak-anak terdidik mereka kelola Toserba.

“Masyarakat dari Kampung dan dari belakang datang beli itu dan mereka kembali. Sebaliknya ketika mereka datang ke Toserba beli kebutuhan pokok mereka bisa bawa sayur-mayur, buah-buahan, telur ayam dan lain-lain jual di Toserba itu,” imbuhnya.***

Sumber : Bintang Papua

Pos ini dipublikasikan di Wellington Wenda dan tag , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s